Namun rasa itu tidak pernah hilang, masih tetap bersarang dihati ini, masih terus bertahan dan mungkin juga semakin tumbuh besar. Apakah masih ada namaku dihatimu? Layaknya namamu yang masih lekat dihatiku. Aku sayang kamu, tak pernah sekalipun mencoba untuk melupakan kamu, terus membiarkan diriku lenyap dalam ikatan masa lalu, membiarkan ragaku melayang menembus masa yang seharusnya aku lupakan.
Tapi sekarang, kamu kembali, kembali tepat dihadapanku. Menggenggam jemari lain, terlihat erat seakan tidak ingin dipisahkan. Aku hancur, melihat kejadian yang sangat tidak ingin aku lihat. Kini kamu telah dengan yang lain, aku hanya bisa diam meratapi senyummu dari kejauhan. Ingin melampiaskan tapi hanya bisa diam. Tidak lagi punya hak untuk marah, untuk cemburu.
Aku harap kamu bisa mengerti keadaanku, bahwa melupakan kamu bukan lah hal mudah. Aku tidak akan pergi, tidak akan beranjak, hanya diam menikmati perjalanan waktu, dan membiarkan perasaanku berlalu dengan sendirinya tanpa ada usaha untuk melupakanmu. Tapi satu hal yang pasti, aku yakin aku akan bisa melupakanmu, suatu hari nanti.